Search

Wisata Keliling Dunia

Month

August 2015

Singgah di Pulau Sewangi, Lihat Pembuatan Perahu Tradisional Banjar

Pulau Sewangi di Kecamatan Berangas, Kabupaten Baritokuala, Kalimantan Selatan mulai sejak lama jadi pusat pembuatan jukung atau perahu serta perahu bermesin dengan kata lain kelotok khas Kalimantan Selatan.

Masyarakat di pulau ini rata-rata berprofesi juga sebagai pembuat jukung serta kelotok. Pekerjaan ini mereka lakoni dengan cara turun temurun.

Masuk pulau kecil ini, terlihat sekali penduduknya sangatlah padat. Nyaris di setiap rumah ada bengkel pembuatan jukung serta kelotok, baik besar ataupun kecil.

Mereka setiap hari bekerja bikin jukung pesanan. Tidak cuma jukung atau kelotok untuk digunakan warga yang umum mencari nafkah dari mengoperasikan perahu, tidak tidak sering beberapa wisatawan berkeinginan beli.

Seseorang pembuat perahu di sini yaitu Ida. Pria memiliki rambut lurus berkulit legam ini menyampaikan pernah ada wisatawan dari Nusa Tenggara Barat yang pesan perahu di bengkelnya.

” Bila turis dari Eropa serta Korea banyak kesini. Mereka umumnya bertanya-tanya apakah itu jukung serta kelotok serta apakah itu apak (peralatan pembuatan jukung serta kelotok untuk mengukur diameter perahu). Mereka terasa aneh lihat perahu khas Banjar, soalnya ditempat mereka tak ada, ” katanya.

Advertisements

Beleka dan Loyok

Beleka dan Loyok merupakan 2 desa yang di pulau Lombok dan saat ini sedang menjadi sorotan. Beleka ialah pusat penghasil kerajinan rotan dan Loyok ialah pusat kerajinan bambu. Kedua tempat tersebut merupakan tempat yang wajib Anda kunjungi bila mencari oleh-oleh sepulang dari liburan di Lombok. Jauh sebelum Lombok menjadi tujuan utama Wisata di Lombok bagi wisatawan domestik ataupun mancangara, Beleka telah sangat terkenal sebab keterampilan warga setempat dalam menghasilkan bermacam barang dari rotan. Desa yang berada di kec. Praya bagian Timur,Lombok Tengah ini telah menjadi penyalur untuk para pedagang kerajinan di pulau Bali dan kawasan Indonesia lain sejak 25 tahun belakangan ini. Bila Anda berkunjung ke desa ini, Anda akan menyaksikan para wanita membuat kerajinan rotan di teras rumahnya. Sedangkan para suaminya bertani, para warga menggunakan ketrampilannya untuk membuat barang yang tak cuam memiliki fungsi kegunaan tetapi juga estetika tinggi. Berbagai macam modifikasi yang mereka hasilkan untuk memperindah hasil kerajinannya tersebut menarik pembeli asing. Tak heran jika banyak toko-toko dan galeri seni yang menjual sovenir kerajinan rotan khas Beleka. Tidak hanya itu, mereka pun mengekspor kerajinannya untuk keperluan pasar mancanegara seperti Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, Cina, Jepang, New Zealand, dan negara Eropa yang lain

Proses produksi kerajinan tersebut tidak mudah. Para pengrajinnya harus memilih bahan yang sesuai dengan barang yang akan dibuat. Dan kemudian bahan rotan ini dianyam serta di beri cat agar terlihat lebih menarik. Maka, kerajinan rotan yang tak begitu rumit dijual dengan harga Rp. 5 ribu hingga Rp.6 ribu per buah. Secara tak langsung, homeindustri ini membuat kesejahteraan keluarga meningkat khususnya kaum wanita desa. Untuk Anda, yang ingin menyaksikan secara langsung proses produksinya, dapat langsung berkunjung ke desa tersebut. Sedangkan, Desa Loyok sebagai pusat produksi kerajinan dari bambu yang berada di kec. Sikur kira-kira 14 km dari kota Selong. Kawasan ini dapat Anda capai dengan menggunakan kendaraan umum. Tidak beda dengan desa Beleka, kebanyakan warga desa Loyok bermata pencaharian sebagai pengrajin kerajinan bambu. Beberapa jenis produk yang dapat mereka buat. Seperti hiasan lampu, hiasan dinding, piring, tatakan gelas, asbak, tas, dan lain-lain. Selain dipakai dalam keperluan sehari-hari, barang tersebut cocok untuk oleh-oleh dan interior pemanis rumah Anda. Bila Anda menginap di salah satu hotel di Lombok dan menjumpai anyaman bambu di kamar hotelnya, mungkin interiornya berasal dari Loyok. Hasil kerajinan mereka memang telah menembus tidak cuma pasar domestik tapi juga mancanegara.

Uniknya, ternyata bambu yang akan dianyam bukanlah sembarang bambu. Bambu yang cocok untuk diubah menjadi barang-barang lain adalah bambu yang mempunyai serta halus atau yang bisa disebut dengan bambu tali. Para pengrajin akan memilih bambu tali yang berumur muda karena lebih mudah untuk dibentuk. Setelah dibersihkan dan dipotong sesuai dengan ukuran yang diinginkan, bilah-bilah bambu ini siap untuk dianyam sesuai dengan selera. Wisata belanja menuju Desa Loyok serta Desa Beleka tersebut dapat melengkapi cinderamata Anda yang lainnya seperti Gerabah Banyumulek, songket Desa Sukarare ,dan perhiasan mutiara Sekarbela. Berbelanja umumnya membutuhkan waktu yang lama. Agar cinderamata Anda tambah banyak, lebih baik Anda juga memilih hotel yang nyaman agar wisata tambah menyenangkan.

Agustus Ini Waktunya ke Papua, Ada Festival Lembah Baliem

JELAJAHI pulau Indonesia paling timur yang terangkum dalam perjalanan spektakuler Festival Lembah Baliem 2015 pada 6-8 Agustus 2015. Th. ini, fesival tahunan unik itu bakal dipusatkan di Usilimo, Kabupaten Jayawijaya, Papua.

Ini yaitu peluang Anda untuk lihat seluruhnya macam suku di Dataran Tinggi Wamena serta Lembah Baliem berkumpul untuk merayakan festival tahunan berbarengan. Suku-suku bakal lakukan atraksi perang dengan maksud melindungi kelincahan serta kesiapan mereka untuk menjaga desa.

Simulasi perang suku ini dijadwalkan sepanjang dua hari dengan menghadirkan 26 grup yang terbagi dalam 30-50 prajurit per grup, dan diiringi musik tradisional Papua yang dimaksud pikon. Pikon adalah alat musik jam yang terbuat dari kulit kayu serta dapat membuahkan nada keras namun masih tetap menentramkan.

Lagu yang dimainkan adalah ungkapan isi hati sang pemain musik yang dibunyikan lantas diperdengarkan untuk menghibur hatinya ataupun beberapa pendengar. Uniknya, tak kebanyakan orang Lembah Baliem bisa memainkan alat musik ini lantaran memerlukan ketrampilan spesial. Perlu ketrampilan spesial untuk memainkan alat musik pikon.

Festival ini diadakan oleh Kabupaten Jayawijaya untuk mengenalkan serta melestarikan nilai-nilai dan budaya suku tradisional Lembah Baliem. Untuk memeriahkannya bakal diadakan juga beragam pertunjukkan seni budaya yang menarik termasuk juga tarian tradisional Papua, balapan babi, lempar tombak (sege), lontar rotan, panahan, sikoko serta ada banyak lagi yang lain.

Spesial atraksi lomba lempar sege serta panahan diperuntukan pada wisatawan mancanegara juga sebagai penghormatan atas kunjungannya. Wisatawan mancanegara dapat juga berusaha untuk menghayati budaya Lembah Baliem dengan menggunakan koteka serta menghitamkan badannya seperti masyarakat asli zaman dahulu hingga ikut meramaikan situasi festival.

Agar bisa hingga ke Lembah Baliem, pengunjung mesti melalui bandara paling utama Propinsi Papua, yaitu Bandara Sentani. Bandara Sentani bisa dibuka memakai maspakai penerbangan dari Jakarta, Surabaya, ataupun Manado. Setibanya di Bandara Sentani diteruskan dengan pesawat Twin Otter menuju Wamena, Ibukota Kabupaten Jayawijaya.

Panduan Tangani ” Post Vacation Blues “

Rasa sedih sering nampak sesudah pulang dari liburan ke luar kota. Saat mesti kembali pada kebiasaan bekerja sehari-hari, nampak post vacation blues atau kehilangan semangat paska kembali dari berlibur panjang.

Namun, Michael ” Dr. Woody ” Woodward, penulis buku The YOU Plan, seperti diambil dari Huffingtonpost. com, mempunyai sebagian strategi untuk menangani perasaan itu. Ia merekomendasikan pelancong untuk berencana sebagian ” berlibur mini ” di banding ” satu berlibur besar diakhir th. atau di pertengahan th. “.

” Rencanakan sebagian aktivitas kecil yang bakal Anda nanti-nantikan, ” tuturnya. ” Rancang kesibukan yang bakal bikin Anda keluar dari kebiasaan kerja, hingga dapat beri kesegaran Anda, bikin Anda semangat, serta memberi Anda peluang untuk keluarkan stres Anda, ” tuturnya.

Ia memberikan dengan senantiasa mengingat keceriaan dari perjalanan paling akhir Anda dapat juga menolong Anda dalam menangani post vacation blues.

” Kerjakan sedikit diskusi. Duduk berbarengan pasangan serta anak-anak Anda, lantas bicarakan tentang perjalanan paling akhir kalian. Bicarakan begitu menyenangkannya perjalanan itu, juga pelajaran yang dipetik dari pengalaman itu, ” katanya.

Ia juga merekomendasikan untuk membawa kenang-kenangan dari perjalanan Anda serta letakan di meja kerja. ” Suatu hal untuk Anda ingat saat Anda terasa stres, ” tuturnya.

Blog at WordPress.com.

Up ↑